______________________________________________________________
______________________________________________________________
Sembilan buah Roh Kudus dalam Alkitab meliputi: kasih, sukacita, damai sejahtera, kesabaran, kemurahan hati, kemurahan hati, kesetiaan, kelemahlembutan, dan penguasaan diri. (Galatia 5:22-23) Santo Paulus membahas kasih, buah Roh yang terutama, dalam satu bab penuh. (1 Korintus 13)
______________________________________________________________
“Kasihilah sesamamu manusia seperti dirimu sendiri.” (Matius 22:39)
Hiduplah oleh Roh, dan janganlah kamu menuruti keinginan daging, karena keinginan daging itu berlawanan dengan keinginan Roh. Perbuatan daging ialah pesta pora, perseteruan, perselisihan, pertikaian, sihir, iri hati, percabulan, kenajisan, penyembahan berhala, pertikaian, hawa nafsu, luapan amarah, mementingkan diri sendiri, iri hati, pesta minuman keras, dan sebagainya. Barangsiapa menuruti keinginan dagingnya, ia tidak akan mendapat bagian dalam Kerajaan Allah. Barangsiapa menjadi milik Kristus, ia menyalibkan segala hawa nafsu dagingnya.
______________________________________________________________
______________________________________________________________
Kasih itu sabar dan murah hati. Kasih itu tidak cemburu, tidak sombong, tidak sombong, tidak kasar, dan tidak mencari keuntungan diri sendiri. Kasih itu tidak pemarah, tidak berdukacita karena kejahatan, tidak bersukacita karena ketidakadilan, tetapi karena kebenaran. Kasih itu percaya, mengharapkan, dan sabar menanggung segala sesuatu.
______________________________________________________________
Jika aku tidak memiliki kasih, aku bukanlah apa-apa, Tuhan
Kasih itu menyeluruh, kasih itu menolong,
kasih tidak iri hati, kasih tidak mencari kejahatan.Kasih tidak pernah tersinggung, kasih tidak kasar,
kasih tidak egois, kasih tidak pernah mengalah.Kasih memaafkan segalanya, kasih percaya segalanya,
kasih menanti segalanya, kasih selalu setia.Iman kita, harapan kita, di hadapan Tuhan akan berakhir;
kasih adalah sesuatu yang kekal, tidak pernah, tidak akan pernah berakhir.
______________________________________________________________