Kebangkitan

______________________________________________________________

 

______________________________________________________________

SELAMAT HARI PASKAH!

Kebangkitan Kristus merupakan hal mendasar dalam Kekristenan (1 Korintus 15:1-4, 12-14) dan (Roma 10:9).

  • Ini menunjukkan keadilan Allah yang meninggikan Kristus ke dalam kehidupan yang mulia, ketika Ia merendahkan diri-Nya sampai mati. (Filipi 2:8-9)
  • Kebangkitan melengkapi misteri penebusan dan keselamatan kita; melalui kematian-Nya Kristus telah memerdekakan kita dari dosa, dan melalui kebangkitan-Nya Dia telah mengembalikan kepada kita hak-hak istimewa terpenting yang hilang karena dosa. (Roma 4:25)
  • Kita mengakui Kristus sebagai Allah yang kekal, penyebab kebangkitan kita yang efisien dan patut diteladani (1 Korintus 15:21) dan (Filipi 3:20-21), dan sebagai teladan serta pendukung kehidupan baru kita yang penuh kasih karunia. (Roma 6:4-6, 9-11)

Jika Kristus tidak bangkit, Iman kita akan sia-sia (1 Korintus 15:14). Kristus menubuatkan kebangkitan-Nya (Matius 20:19), (Markus 9:19; 14:28), (Lukas 18:33) dan (Yohanes 2:19-22). Tuhan yang Bangkit telah menampakkan diri sebelas kali kepada murid-murid-Nya, dan Petrus berargumentasi pada hari Pentakosta tentang perlunya kebangkitan Kristus. (Kisah 2:24-28)

Ketaatan Kristus pada kematian menjamin penebusan kita, kebangkitan-Nya menghapuskan dosa-dosa kita, pengorbanan-Nya memuaskan keadilan ilahi, dan darah-Nya menyelamatkan kita. Kebangkitan-Nya merupakan janji kebangkitan semua orang percaya (Roma 8:11), (1 Korintus 6:14; 15:47-49), (Filipi 3:21) dan (1 Yohanes 3:2).

Perjanjian Baru menegaskan bahwa kepercayaan akan kebangkitan adalah premis iman Kristen. Sebab jika kamu mengaku dengan mulutmu, bahwa Yesus adalah Tuhan, dan percaya dalam hatimu, bahwa Allah telah membangkitkan Dia dari antara orang mati, maka kamu akan diselamatkan. (Roma 10:9)

______________________________________________________________

This entry was posted in Indonesia and tagged . Bookmark the permalink.